Pangkalpinang - Kepala Dinas Koperasi dan UKM Prov Kep Babel, Hj Elfiyena mengapresiasi berdirinya koperasi Jasa Panca Murni Prima (PMP). Ia menilai kehadiran koperasi PMP mampu menggerakan ekonomi masyarakat.

"Koperasi PMP ini diharapkan menjadi koperasi aktif dan berkualitas serta mampu menjalankan peran dan fungsinya dengan baik sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan para anggotanya," ucapnya saat melakukan pengguntingan pita pada acara grand opening Koperasi Jasa Panca Murni Prima (PMP) di Pangkalpinang, Sabtu (19/01/18).

Kadis KUKM Babel menyatakan bahwa koperasi PMP menjadi satu dari 50 koperasi binaan provinsi. Ia  menginginkan koperasi ini bisa memiliki aset dan jumlah anggota yang banyak. Karena keberadaan koperasi selama ini sangat membantu masyarakat kecil dalam menggerakan ekonomi kerakyatan.

“Dengan adanya pelayanan koperasi kepada anggota khususnya dan masyarakat sekitar, diharapkan koperasi PMP mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat. Selain itu juga bisa menjadi koperasi yang maju dan berprestasi,” paparnya.

Ia menambahkan bahwa untuk bisa menjadi koperasi berkualitas serta berprestasi, koperasi tersebut harus melaksanakan RAT setiap tahunnya. Karena RAT sebagai penanda koperasi tersebut aktif dalan menjalankan usaha perkoperasiannya.

"Koperasi PMP harus melaksanakan RAT setiap tahun. Kalau sudah RAT selama 2 tahun berturut-turut, koperasi akan diajukan untuk mendapatkan sertifikat NIK. Yang mana, RAT dan NIK menjadi salah satu syarat keikutsertaan dalam program pemerintah seperti bantuan pemodalan dari LPDB, tambahnya.

Hj Elfiyena menegaskan, pihaknya akan terus mendorong koperasi di Babel, baik koperasi binaan provinsi maupun di Kab/Kota untuk bisa berkembang menjadi lebih besar.  

“Koperasi itu milik anggota. Jadi jika bisa tumbuh menjadi koperasi yang besar maka segala keuntungannya dapat dinikmati oleh semua anggota," tegasnya.

Maka Kadis KUKM Babel berharap pula ke depan, koperasi PMP menjadi salah satu koperasi berprestasi dan menjadi contoh bagi koperasi-koperasi lainnya. Selain itu, koperasi PMP juga menjadi koperasi yang mampu mengikuti pengadaan barang / jasa pemerintah secara elektronik.

Ketua Koperasi PMP, Haryanto menyatakan bahwa koperasi ini dibentuk pada tanggal 12 Oktober 2018 lalu. Pembentukan koperasi ini dibawah bimbingan pihak Dinas KUKM Babel.

"Koperasi ini memiliki berbagai jenis usaha. Dimana usaha-usaha tersebut merupakan usaha dari para anggota," ucapnya.

Koperasi Jasa Panca Murni Prima yang beralamat di jalan Budi Mulia Pangkalpinang ini telah memiliki badan hukum dengan nomor 011453/BH/M.Kum.2/XII/2018. Koperasi PMP menjalankan berbagai usaha, seperti  simpanan, pinjaman, transfer uang, pembayara BPJS, pembelian token listrik, lukisan dinding, sistem pemrograman, foto kopy,  pembayaran pajak kendaraan, pengadaan barang dan jasa, tour & travel, serta rental mobil.

Haryanto menambahkan bahwa pembentukan koperasi ini didasari pada kebutuhan para anggota koperasi untuk bisa berkembang bersama. Karena kehadiran  koperasi harus memberikan dampak kemajuan bagi para anggota dan masyarakat sekitar.

"Kehadiran koperasi diyakini  berdampak bagi anggota dan masyarakat karena koperasi digerakan secara bersama-sama untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya," tambahnya.

Sementara Sumardi, Salah satu aktivis koperasi mengatakan bahwa koperasi merupakan tempat dimana masyarakat kecil menjadi berdaya. Karena koperasi mampu menghimpun dana masyarakat dan memberdaya dana tersebut lewat usaha yang dijalankannya.

"Tabungan para anggota atau aset koperasi yang semakin besar bisa berdaya dengan dikelola secara baik melalui usaha-usaha yang dijalankan koperasi. Keuntungan usaha tersebut dibagi kepada para anggotanya dalam bentuk SHU," katanya.

Koperasi merupakan warisan kepada generasi penerus. Menurutnya, warisan ini lah yang dapat meningkatkan gerakan ekonomi kerakyatan. Dimana dikoperasi, masyarakat dididik dan diberdayaakan.

"Di koperasi ini lah kita bisa memberdayakan masyarakat menjadi lebih baik. Koperasi menjadi suatu tempat untuk mensejahterakan masyarakat," tutur Sumardi.