Pangkalpinang - Kepala Dinas Koperasi dan UKM Prov Kep Babel, Yulizar Adnan menghadiri simulasi Aplikasi Yobagi di ruang rapat Dinas KUKM Babel, Senin (18/07/22). Simulasi aplikasi Yobagi ini dilakukan Tim ISB Atma Luhur dan dihadiri beberapa pejabat Dinas KUKM Babel.
 
Kadis KUKM Babel mengatakan bahwa menyambut baik hadirnya aplikasi Yobagi bagi UMKM Babel. Kehadiran aplikasi Yobagi ini dapat mendorong UMKM Babel menjadi UMKM yang tangguh dan mandiri.
 
"Kita sambut baik hadirnya aplikasi Yobagi. Aplikasi Yobagi ini diharapkan bermanfaat bagi UMKM dan masyarakat Babel sehingga UMKM bisa lebih mandiri," katanya.
 
Aplikasi Yobagi menjadi aplikasi yang membantu UMKM semakin mudah untuk mempromosikan produk secara digital. Selain itu, aplikasi ini juga bisa membantu UMKM Babel meningkatkan keterampilannya.
 
"Aplikasi bisa membuat UMKM semakin mudah untuk mempromosikan produknya dan meningkatkan kapasitasnya sebagai pelaku UMKM," ujarnya.
 
Diakhir sambutannya, Kadis mengharapkan, kerjasama dengan Tim ISB Atma Luhur ini tidak hanya sampai disini saja. Kedepan  masih ada kolaborasi antara pihaknya dengan Tim ISB Atma Luhur dalam memajukan UMKM di Babel.
 
"Saya harap kedepan akan ada kolaborasi bersama dalam memberikan pendampingan dan pemberdayaan kepada UMKM agar UMKM semakin maju dan berkembang," pungkasnya.
 
Sementara Fransiskus, Administrator Hibah Riset ISB Atma Luhur mengatakan riset ini merupakan kegiatan ini dilaksanakan oleh Kemendikbudristek yang dikelola oleh LPDP dan risetnya dilaksanakan ISB Atma Luhur. Riset ini akan berlangsung dari Januari hingga November 2022 dan Dinas KUKM sebagai mitra dalam riset ini.
 
"Patform Yobagi ini sebagai media yang memiliki fitur seperti sharing, UMKM market, pengadaan dan informasi," katanya.
 
Aplikasi Yobagi ini juga menjadi sarana bagi UMKM untuk meningkatkan keterampilan dan skill-nya. Dimana, masyrakat yang memiliki pengetahuan lebih dapat berbagi ilmu dengan pelaku UMKM.
 
"Masyarakat yang memiliki pengetahuan lebih maka bisa berbagi ilmu, dan sharing pengalaman," ujarnya.
 
Ia menambahkan bahwa, setelah simulasi ini pihaknya akan memberikan pelatihan kepada pelaku UMKM secara offline dan masyarakat secara online. Pelatihan ini untuk melatih UMKM agar dapat menggunakan aplikasi Yobagi.
 
"Tanggal 21 Juli ini akan ada pelatihan. Kita ajarkan kepada UMKM agar bisa menggunakan aplikasi ini. Untuk pelatihan secara online, diharapkan Dinas KUKM bisa memfasilitasi link zoom meetingnya," tambahnya.