Pangkalan Baru - Kepala Dinas Koperasi dan UKM Prov Kep Bangka Belitung, Yulizar Adnan didampingi Kepala UPTD Balatkop UMKM Babel membuka pelatihan Budi Daya Udang Vaname skala rumah tangga Angkatan III di Hotel Grand Vella, Selasa (05/10/21).
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Prov Kep Bangka Belitung mengatakan bahwa Budi daya udang vaname skala rumah tangga sangat cocok bagi masyarakat. Karena tidak memerlukan lahan yang luas dan modal yang besar.
"Gak perlu lahan luas dan modal besar. Selain itu sudah ada teknologinya dan akuainputnya. Jadi masyarakat bisa budi daya udang vaname skala rumah tangga untuk meningkatkan pendapatan keluarga," katanya di Hotel Grand Vella, Selasa (05/10/21).
Ia menambahkan Pelatihan Budi Daya Udang Vaname skala rumah tangga sebagai salah satu upaya pemerintah provinsi untuk memanfaatkan potensi garis pantai yang luas yang dimiliki Prov Kep Bangka Belitung. Masyarakat yang tinggal di daerah pesisir bisa ikut berpartisipasi dalam budi daya udang vaname.
"Ini upaya kita untuk mendorong partisipasi masyarakat yang tinggal di daerah pesisir dan muara sungai untuk membudidayakan udang vaname. Tidak hanya perusahaan yang budi daya, tapi Mereka juga bisa ikut budidayakan udang ini," tambahnya.
Potensi pasar udang dunia sangat besar. Dalam setahun kebutuhan udang dunia mencapai 3.342.694 ton pada tahun 2020. Sementara sumbangsih Indonesia baru mencapai 239.277 ton.
"Kebutuhan udang dunia yang besar jadi peluang bagi masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah dorong masyarakat untuk membudidayakan udang vaname," ujarnya.
Kadis KUKM berharap pelatihan budi daya ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat khususnya yang tinggal di daerah pesisir. Masyarakat daerah pesisir bisa menjadikan budi daya udang vaname menjadi potensi ekonomi bagi keluarga dan masyarakat sekitarnya.
"Semoga pelatihan ini memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Setelah pelatihan, implementasikan ilmu yang didapat sehingga bisa jadikan budi daya ini sebagai sumber penghasilam ekonomi keluarga," harapnya.