Pangkalpinang - Pemprov Kep Bangka Belitung terus melakukan terobosan dan inovasi untuk mengerakan ekonomi masyarakat di masa pandemi Covid-19. Salah satunya dengan mendorong koperasi dan UKM untuk berperan aktif melakukan ekspor produknya.
"Pemprov dorong koperasi dan UKM untuk bisa ekspor produk. Karena koperasi dan UKM menjadi sektor yang berperan dalam pemulihan ekonomi masyarakat," kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Prov Kep Bangka Belitung, Yulizar Adnan saat membuka pelatihan ekspor di Gedung UPTD Balatakop UMKM Babel, Selasa (26/10/21).
Kadis KUKM menambahkan, koperasi dan UMKM terbilang masih cukup sedikit yang sudah melakukan ekspor produknya. Hal ini terbukti masih rendahnya kontribusi UKM secara nasional dalam ekspor yakni baru mencapai 14,37 persen. Sedangkan potensi pasar ekspornya cukup besar.
"Kontribusi UKM dalam ekspor masih rendah. Hal ini disebabkan masih sulitnya UKM menembus pasar ekspor, masih minimnya informasi pasar, kualitas produk yang belum konsisten, sertifikasi dan kendala logistik," tambahnya.
Melihat berbagai persoalan tersebut, Dinas KUKM Babel memberikan pelatihan ekspor bagi koperasi dan UKM. Hal ini dikarenakan potensi pasar produk UKM Babel sangat potensial untuk diekspor.
"Produk UKM Babel seperti pertanian, perikanan, home decor, herbal dan fashion memiliki potensi ekspor. Untuk itu, kita berikan pelatihan agar UKM Babel memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi dalam melakukan ekspor produknya," harapnya.