Pangkalpinang - Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar KUKM Fest 2025 dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional ke-78 dan Hari UMKM Nasional. KUKM Fest 2025 ini mengusung tema "Dari Bumi Serumpun Sebalai, Wujudkan Koperasi UMKM Berdaya dan Inovatif menuju Indonesia Adil Makmur". 
 
Kegiatan KUKM Fest 2025 ini dibuka Menteri Koperasi Budi Arie didampingi Gubernur Kep Bangka Belitung, Hidayat Arsani serta Deputi Usaha Mikro Kementerian UMKM, Riza Adha Damanik.
 
Menteri Koperasi Budi Arie mengatakan bahwa Provinsi Kep Bangka Belitung berpeluang besar untuk maju lewat penguatan ekonomi berbasis koperasi, khususnya melalui Koperasi Desa Merah Putih.
 
"Koperasi di Babel bisa berkembang pesat. Ini bisa dilihat dari proses pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di sini sangat cepat. Itu modal penting untuk mendorong ekonomi kerakyatan," katanya.
 
Kalau Koperasi Merah Putih di Bangka Belitung ini sudah beroperasi maka dampaknya akan cepat terasa di masyarakat. Terutama harga-harga pokok yang tadinya mahal bisa lebih murah nantinya," ujarnya.
 
Menkop menegaskan bahwa koperasi bukan sekadar badan usaha, tapi instrumen penting dalam menjaga stabilitas harga dan kemandirian ekonomi desa. Koperasi harus menjadi saluran utama distribusi berbagai kebutuhan pokok masyarakat. 
 
"Jadi kalau Koperasi Desa Merah Putih di Bangka Belitung ini sudah beroperasi maka dampaknya akan cepat terasa di masyarakat. Terutama harga-harga pokok yang tadinya mahal bisa lebih murah nantinya karena didistribusikan melalui koperasi," katanya 
 
Ditambahkanya, pemerintah ingin koperasi jadi jembatan bagi masyarakat desa untuk mendapat akses modal, teknologi, dan digitalisasi. 
 
Ia berharap Koperasi Desa Merah Putih di Bangka Belitung ini produktif, menghasilkan sesuatu dan terpenting bisa menampung produk-produk UMKM lokal yang bisa dijual ke seluruh Indonesia, bahkan bisa diekspor ke luar negeri. 
 
"Produk-produk lokal dari Babel diharapkan bisa menjangkau pasar provinsi lain melalui koperasi desa sebagai penghubung utama bahkan diharapkan bisa diekspor," ujarnya.
 
Sementara, Gubernur Babel Hidayat Arsani menyambut baik kehadiran koperasi desa merah putih sebagai strategi konkret membangun ekonomi dari bawah.
 
Ia menambahkan bahwa koperasi desa merah putih di Babel sudah memiliki kesiapan dari sisi SDM maupun kelembagaan hukum. Prov Kep Babel siap mendukung program Kopdes merah putih dan terbukti Babel berhasil menjadi provinsi tercepat ke-2 setelah Prov DIY Yogyakarta.
 
"Kami siap mendukung program Pak Prabowo Subianto. Mudah-mudahan koperasi ini amanah untuk rakyat. Kita majukan negeri ini, jadikan rakyat kita makmur dan sejahtera," pungkas Gubernur.
 
Sebelumnya Plt Kadis Koperasi dan UKM (KUKM) Provinsi Kep Bangka Belitung, Muslim El Hakim Kurniawan mengatakan dengan mengedepankan semangat kebersamaan dan dorongan inovasi, KUKM Festival 2025 diharapkan dapat menjadi katalisator bagi terwujudnya koperasi dan UMKM yang tangguh, modern, dan berkelanjutan. 
 
KUKM Fest 2025 diharapkan menjadi katalisator bagi terwujudnya koperasi dan UMKM yang tangguh, modern, dan berkelanjutan, sehingga mampu berkontribusi nyata dalam pencapaian Indonesia yang lebih adil dan makmur," katanya.
 
Muslim mengatakan tujuan KUKM festival ini untuk mempertemukan seluruh ekosistem UMKM dan koperasi guna membangun sinergi, berbagi pengetahuan, mempromosikan produk unggulan, dan memfasilitasi akses pasar serta permodalan. 
 
"Melalui festival ini kita juga ingin memberdayakan pelaku KUMKM dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal khususnya pelaku usaha melalui transaksi langsung dan kolaborasi bisnis," katanya.
 
Menurutnya, gelaran KUKM Fest ini juga untuk memberikan kesempatan kepada KUMKM untuk mempromosikan produknya, menjadi ajang temu serta membangun kolaborasi dengan berbagai pihak. Selain itu juga untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal serta meningkatkan literasi dan inovasi. 
 
"Festival ini sebagai upaya kita mempertemukan pelaku usaha dengan pihak lain untuk sinergi pembangunan ekonomi kerakyatan. Kita juga mendorong peningkatan literasi melalui talkshow agar pengurus koperasi  mampu berinovasi dalam mengembangkan model bisnis gerai gerai usaha karena mereka ini pilar ekonomi kerakyatan di Babel," ujarnya.
 
Selama pelaksanaan KUKM Fest ini ada banyak kegiatan yang akan dilaksanakan seperti bazar aneka produk koperasi dan UMKM, talkshow bagi pengurus KDMP. Selain itu juga layanan bagi pelaku usahan dan beberapa perlombaan.