Pangkalpinang - Nur Hidayat Eksportir Lidi Sawit dari Sumut mengatakan bahwa eksport lidi atau Broom Stick yang berasal dari kelapa sawit memiliki potensi untuk meningkatkan kesejahteraan anggota koperasi, petani dan masyarakat sekitar. Karena proses pengolahan lidi sawit bisa melibatkan koperasi, petani dan agen lapangan serta pengepul.
"Koperasi bisa kembangkan unit bisnis pengolahan lidi sawit. Karena koperasi bisa menjadi pengumpul lid sawit dari petani. Artinya, koperasi berperan meningkatkan kesejahteraan anggota dan petani melalui pengolahan lidi sawit yang diekspor ke berbagai negara," katanya, Rabu (5/02/20).
Lidi sawit merupakan produk sederhana yang memiliki potensi eksport. Lidi sawit memiliki pangsa pasar dibeberapa negara seperti India, Pakistan, Thailand, Malaysia, Arab Saudi, China dan Turkey.
Dalam pengingkatan kersejahteraan dan prmberdayaan masyarakat, koperasi dapat mengajak anggota dan petani dalam memproduksi lidi sawit. Lidi sawit diproduksi petani dengan melibatkan Ibu-Ibu untuk meraut pelepah sawit menjadi lidi sawit.
"Lidi sawit yang telah diraut dan dikeringkan bisa dijual ke agen lapangan. Hasil penjualan lidi sawit ini akan menambah penghasilan keluarga," ucapnya.
Para agen lapangan akan menjual lidi sawit kepada koperasi. Peran koperasi petani pada unit bisnis seperti ini akan memberikan dampak pada kesejahteraan anggota.
"Petani bisa menjual kepada koperasi atau pengumpul. Koperasi sebagai pengumpul bisa menjualnya ke eksportir atau juga bisa berperan sebagai eksportir. Peran koperasi akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan anggota dan petani," ujarnya.