Pangkalpinang - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus melakukan berbagai upaya agar produk-produk UMKM Bangka Belitung dikenal dan diminati oleh masyarakat nasional maupun internasional. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan menampilkan produk-produk UMKM Babel pada event nasional yang ada di Babel seperti acara Kemah Konselor Sebaya Tingkat Nasional Tahun 2018.
Kemah Konselor Sebaya tingkat Nasional ini merupakan kemah konselor remaja yang diikuti remaja dari 34 provinsi. Acara ini dihadiri oleh Staf Ahli bidang Koordinasi Perlindungan Perempuan dan Anak Ghafur Dharmaputra, Deputi KSPK BKKBN M Yani, Gubernur Kep Bangka Belitung Erzaldi Rosman, Ketua Dekranasda Prov Kep Babel Melati Erzaldi, dan unsur forkompimda Babel. Kemah Konselor Sebaya ini mengusung tema Generasi Berencana (Genre) Cerdas, Aktif Kreatif dalam upaya pembangunan Karakter dan Revolusi Mental Remaja.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Mengah Prov Kep Bangka Belitung Hj Elfiyena mengatakan bahwa gelar produk UMKM merupakan peran serta dan bukti keseriusan pemprov dalam mendampingi, membina, memajukan dan mempromosikan produk-produk unggulan UMKM yang ada di wilayah Bangka Belitung. Selain itu gelar produk ini juga untuk memeriahkan pelaksanaan acara kemah konselor Sebaya tingkat Nasional.
"Gelar produk ini bertujuan sebagai sarana promosi produk UMKM agar lebih dikenal masyarakat. Sekaligus untuk mengembangkan pangsa pasar produk UMKM Babel," katanya disela-sela pembukaan acara Kemah Konselor Sebaya Nasional di Pangkalpinang, Rabu (9/5/18).
Puluhan produk-produk unggulannya mulai dari kerajinan tas, kerajinan tangan, souvenir, baju kaos, kerajinan bordir sampai makanan dan minuman ringan ditampilkan pada gelar produk ini.
Ia menambahkan bahwa gelar produk unggulan seperti ini akan terus dilakukan, dan setiap gelar produk, pemprov mengupayakan puluhan produk dapat ditampilkan. Dimana pada gelar produk kali ini, pemprov melibatkan 30 UMKM di Babel. UMKM-UMKM ini menampilkan produk-produknya, seperti madu, getas, ampiang, minuman, tas, lada, dan lain-lain.
“Produk unggulan UMKM Babel dihadirkan disini. Kita ingin masyarkat luar khususnya peserta ini mengenal produk-produk unggulan Babel ,” ungkapnya.
Karena itu Hj. Elfiyena berharap, kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi UMKM di dalam memasarkan produknya.
"Apalagi dengan adanya kegiatan gelar produk ini mampu meningkatkan semangat pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kualitas produknya serta memasarkan produknya," harapnya.
Sementara Rizal, UMKM Zalsa Nanas dari Kota Pangkalpinang, menyambut baik gelar produk yang difasilitasi Pemprov Babel. Gelar produk seperti ini sangat bermanfaat bagi pelaku UMKM dalam mengenalkan sekaligus memasarkan produknya.
"Kami apresiasi gelar produk ini. Dengan adanya gelar produk seperti ini, produk kami akan semakin dikenal," ujarnya.
Ia menuturkan bahwa produk yang ditampilkan saat ini adalah produk minuman kemasan berupa jus nanas. Produk minuman jus nanas ini mampu bertahan selama 3 minggu disimpan dalam lemari Es. Jus nanas ini merupakan minuman segar yang diproduksi tanpa menggunakan bahan pengawet.
"Jus nanas ini alami, tanpa bahan pengawet. Jus ini minuman segar dan bisa langsung diminum," tuturnya.