Belinyu - Dinas Koperasi dan UKM (KUKM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus memperluas langkah nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa. Melalui kegiatan Sosialisasi Pembiayaan “KUR Goes to Desa” yang digelar di Rumah Dinas Camat Belinyu, Jumat (17/10), pemerintah provinsi ingin memastikan bahwa pelaku usaha mikro dan kecil di pelosok daerah dapat lebih mudah mengakses pembiayaan usaha yang produktif.

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Babel, M. Denny Elyasa, bersama jajaran Dinas Penanaman Modal, PTSP, Koperasi dan UMKM Kabupaten Bangka, Camat Belinyu, serta perwakilan dari BRI, Bank Mandiri, Bank BTN, BSBB, dan PT Jamkrindo. Tak ketinggalan, hadir pula puluhan pelaku usaha lokal yang antusias mengikuti sosialisasi.

Sekretaris Dinas KUKM Babel, M. Denny Elyasa menjelaskan bahwa program KUR Goes to Desa merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah dalam memperluas jangkauan pembiayaan produktif, terutama bagi masyarakat desa yang memiliki usaha namun kerap terkendala permodalan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan masyarakat desa, khususnya pelaku usaha mikro dan kecil, bisa mendapatkan kemudahan memperoleh modal usaha dengan bunga yang terjangkau dan proses yang lebih cepat,” ujar Denny.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Bangka Belitung berkomitmen penuh untuk mendukung program KUR sebagai salah satu pilar penggerak ekonomi rakyat. Kolaborasi antara pemerintah, lembaga perbankan, dan masyarakat diharapkan dapat melahirkan lebih banyak wirausahawan tangguh yang mampu menciptakan lapangan kerja baru serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Kepada penerima manfaat KUR, Ia juga berpesan agar dana yang diterima digunakan secara bijak dan produktif.

“Gunakan modal ini dengan penuh tanggung jawab. Jadikan sebagai peluang untuk memperluas usaha dan meningkatkan produktivitas, agar manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan,” pesannya.

Sekdis KUKM Babel juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Terima kasih atas kolaborasi semua pihak. Semoga KUR Goes to Desa menjadi langkah nyata dalam membangun desa yang mandiri, berdaya saing, dan sejahtera,” ucapnya.

Menutup sambutannya, Ia menegaskan bahwa Program KUR Goes to Desa menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah berkolaborasi dengan perbankan dalam menghadirkan akses permodalan yang inklusif hingga ke desa.

“Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor, kami berharap semakin banyak pelaku usaha di desa yang bisa tumbuh dan naik kelas sehingga desanya menjadi desa yang mandiri, berdaya saing, dan sejahtera. Dari desa, mereka ikut menggerakkan roda ekonomi Bangka Belitung," pungkasnya.