Pangkalpinang - Pemprov Kep melakukan terobosan dan inovasi untuk mengerakan ekonomi masyarakat di masa pandemi Covid-19. Salah satunya dengan memanfaatkan potensi lidi nipah dan produk kerajinan lidi nipah.
 
"Lidi nipah dan produk turunannya berupa kerajinan lidi nipah memiliki potensi untuk menggerakan ekonomi masyarakat," kata Kepala UPTD Balatkop UMKM Dinas KUKM Babel, Martinawati saat membuka pelatihan kurasi kerajinan lidi nipah di Hotel Sun Pangkalpinang, Selasa (12/10/21).
 
Pelatihan ini diikuti 30 pelaku kerajinan lidi nipah di Bangka Belitung. Pelatihan ini menghadirkan pembicara dari UKM Export Trader Bali.
 
Dia menyebutkan bahwa selama tahun 2020, sebanyak tujuh angkatan pelatihan lidi nipah diberikan. Pelatihan diberikan karena bahan baku lidi nipah cukup melimpah di Babel dan potensi pasar produk home decornya cukup besar.
 
"Potensi lidi nipah dan pasar produk kerajinan home decornya cukup besar. Produk ini harus dikurasi sangat ketat baik kualitas baik, manajemen usaha dan kontinuitas produksi untuk bisa tembus pasar ekspor," sebutnya.
 
Mengingat potensi pasar yang ekspor ini, pihaknya mengadakan pelatihan kurasi produk kerajinan lidi nipah. Hal ini ini dilakukan agar kualitas produk kerajinan lidi nipah Babel semakin baik dan berdaya saing ekspor.
 
"Kita ingin produk kita berkualitas baik dan berdaya saing ekspor sehingga bisa menembus pasar internasional," ujarnya.