Pangkapinang - Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga membuka secara resmi rapat koordinasi nasional koperasi dan UKM tahun 2019 di Balitong Resor Pantai Pasir Padi Kota Pangkalpinang, Kamis (2/5/19) malam. 
 
Pembukaan Rakornas Koperasi tahun 2019 ditandai dengan pemukulan gong oleh Menteri Koperasi dan UKM yang didampingi Gubernur Kep Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan, Sekretaris Menteri Koperasi dan UKM Rully Indrawan. 
 
Rakornas Koperasi dan UKM ini dihadiri seluruh kepala dinas Provinsi dan Kab/Kota yang membidangi koperasi dan UMKM dari seluruh Indonesia. Rakornas di Pangkalpinang ini mengangkat tema Sinergi Program dan Kegiatan Pusat dengan Daerah dalam Rangka Pengembangan Koperasi dan UKM untuk perencanaan 2020-2024.
 
Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga mengatakan bahwa pariwisata harus berjalan beriringan. Karena pariwisata tanpa dukungan koperasi dan UMKM tidak akan berkembang. Begitu juga sebaliknya, UMKM tidak akan berkembang tanpa dukungan pariwisata.
 
"Dua sektor ini harus berjalan saling mendukung. Pariwisata akan berhasil dan berkembang jika didukung dengan UMKM dan koperasi," ucap Menteri Puspayoga saat membuka rakornas di Pangkalpinang.
 
Kemudian Menteri Puspayoga mencontohkan Yogyakarta sebagai provinsi yang telah berhasil mengembangkan pariwisata dan UMKM. 
 
Menurutnya, Babel sebagai salah satu destinasi wisata harus belajar dari Yogyakarta. Karena Gubernur DIY Yogyakarta ini mampu membangun dua sektor  tersebut berhasil. Banyak koperasi dan UMKM berkembang di Yogyakarta karena didukung dengan wisata yang baik.
 
Terkait rakornas, Puspayoga mengatakan bahwa rapat kerja harus mampu menghasilkan regulasi yang mempermudah pemda untuk bekerja dalam mengembangkan koperasi dan UMKM. Untuk itu, dinas terkait dapat memberikan masukan kepada kementerian agar dapat membuat regulasi yang memudahkan daerah untuk melakukan aktivitas pembinaan koperasi dan UMK.
 
"Berikan saran dan masukan untuk kepentingan kita bersama dalam pengembangan dan kemajuan koperasi dan UMKM. Sehingga kita dapat meningkatkan PDB koperasi dan UMKM," tutur Menteri Koperasi dan UKM.

Sebelumnya, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengatakan, sebagai provinsi baru tentunya sangat ingin menjalin sinergi dengan provinsi, kabupaten kota yang telah lebih dulu berkecimpung mengembangkan sektor koperasi dan UKM.

Lebih jauh Gubernur Erzaldi menjelaskan, visi provinsi ini berkeinginan mengedepankan peran koperasi dan UKM sebagai pilar utama untuk menggerakkan potensi lokal agri bahari. Sebab sekarang ini Bangka Belitung sudah bertransformasi dari sektor pertambangan ke pariwisata.

Sementara, Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Rully Indrawan menyatakan bahwa Rakornas ini sebagai forum dan sarana untuk melakukan koordinasi, konsolidasi, dan sinkronisasi dalam rangka percepatan implementasi bidang Koperasi dan UMKM.
 
"Melalui rakornas ini, pemerintah ingin melakukan optimalisasi implementasi reformasi total koperasi dan meningkatkan kompetensi jaringan di lingkungan UMKM," katanya
 
Ia menuturkan bahwa Rakornas akan membuat kesepakatan nasional dan guidance penguatan koperasi dan UMKM.

"Bagi kami ini menjadi dasar untuk membuat rencana strategi 2020-2024," tuturnya.

Selanjutnya Rully memberikan apresiasi kepada Provinsi Kep Babel sebagai tuan rumah rakornas. Ia mengemukakan, Gubernur Bangka Belitung sangat antusias dengan pelaksanaan Rakornas koperasi dan UKM di daerahnya. 
 
"Pertemuan itu diharapkan akan mengenalkan potensi wisata dan UKM di daerahnya. Lebih jauh lagi, apresiasi potensi UKM dan wisata antar daerah akan terjadi pada rakornas itu nanti," ungkap Rully.
 
Pada Rakornas tersebut, Menteri Puspayoga memberikan penghargaan kepada sejumlah kepala daerah, kepala dinas, dan pelaku koperasi yang berhasil memberikan dukungan sehingga aktivitas koperasi dan UKM berjalan cepat. 
 
Selain pemberian berbagai penghargaan, diserahkan pula berbagai bantuan seperti bantuan KUR kepada UMKM, sertifikat NIK, penyerahan bantuan Permodalan kepada Wirausaha Pemula, penyerahan Sertifikasi HAKI dan penyerahan Dana Bergulir.
 
Sertifikat NIK diberikan kepada Koperasi Insan Cendekia Makmur, Koperasi Prima Mandiri Indah dan Koperasi Kasih Iman Terang dan Anugerah. WP diberikan kepada Hardiyanto (Kerajinan Kerampek Laut Bangka), Eva Yuniarti (Konveksi dan Busana : Batik Tulis Ikhlas), dan Esi Fitria Ningsih (Kuliner Dapur Chila). 
 
Untuk sertifikasi HAKI diberikan kepada Suprapti (Merk Produk Sirup), Maryono (Merk Produk Titilas), dan Indra Winanto, S.IP (Merk Produk Indwin). Sementara Dana bergulir diberika kepada Shinta Maryana (Koperasi Warga Peltim) dengan plafon 10 juta, Karmanto (Koperasi Warga Peltim) dengan plafon 10 juta, dan Ahmad Muhammad (Koperasi Warga Peltim) dengan plafon 10 juta.
 
Pada rakornas ini, Menteri Puspayoga dan peserta rakornas disuguhkan berbagai pagelaran, seperti tarian Taber (Buang Jong), tarian Rampak Kendang,  Puisi dan Perkusi dari siswa SLB Sungailiat Bangka dan fashion show "Cual".