Pangkalpinang - Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM (KUKM) Prov Kep Bangka Belitung, Sunardi mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi penggunaan Sistem Informasi Data Tunggal UMKM Berdaya dan Berkembang
(Si Dulang Babel) ini dimaksudkan untuk merefresh kembali dan menyamakan persepsi pembina di provinsi maupun Kab/Kota serta kecematan terkait data UMKM. Selain itu mendorong percepatan penginputan data UMKM ke dalam web si dulang Babel.
"Kita ingin merefresh kembali pemahaman koordinator dan operator data terkait pendataan sidulang Babel dan mendorong percepatan penginputan data UMKM sehingga data yang terinput sama jumlahnya dengan data aggregat yang kita sepakati," katanya saat membuka kegiatan sosialisasi sidulang Babel di Gedung Nata Praja BKPSDM Babel, Senin (25/09/23).
Kegiatan sosialisasi ini diikuti sebanyak 54 peserta dari Kab/Kota se Bangka Belitung. Para peserta ini terdiri dari 7 orang koordinator data dan 47 operator data kecematan.
Sebagaimana diketuhui bahwa data merupakan sesuatu yang sangat penting dalam pemerintah khususnya untuk kepentingan dalam membuat kebijakan berbasis data. Kepentingan tersebut yakni untuk perencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan evaluasi.
"Data ini sangat penting dalam membuat perencanaan untuk menentukan target dan strategi, kemudian melaksanakan pembangunan dan menentukan batasan untuk menjamin ketercapaian pembangunan serta untuk mengukur outcome, efektivitas dan dampak pembangunannya," jelasnya.
Perkembemgan UMKM di Babel yang telah disepakati bersama pada saat Rakor Perencanaan Monev Data pada Desember 2022 lalu yakni sebanyak 189.971. Jumlah ini yang harus diinputkan dalam Si Dulang Babel.
"Data UMKM ini harus diupdate kembali. Data UMKM yang sudah tidak aktif dihapus, data UMKM yang berkembang usahanya kita perbaharui serta kita lakukan inputan data baru sehingga data UMKM yang kita miliki menjadi valid dan akuntable," ujarnya.
Dengan memiliki data yang valid, Menurutnya, hal tersebut akan memudahkan Dinas baik di tingkat provinsi mauapun Kab/Kota serta pihak kecamatan dalam menyusun kebijakan sebagai upaya membantu pelaku usaha lepas dari berbagai permasalahan yang dihadapinya seperti pemasalahan akses pembiayaan, pemasaran dan lain sebagainya.
"Data dan informasi yang valid akan memudahkan kita sebagai pembina untuk membantu pelaku usaha dan memudahkan kita untuk memonitoring perkembangan usaha mereka serta mengevaluasi kinerja kita," sebutnya.
Sejalan dengan pentingnya ketersedian data yang valid dan update tersebut, pihaknya melakukan sosialisasi Si Dulang Babel. Para operator data ini akan mendapatkan tips terkait menentukan sektor usaha dan menentukan Klasifikasi Baku Lapangan Indonesia (KBLI) dari Tim BPS Prov Kep Babel. Karena hal ini sering menajdi kesulitan yang dialami operator data dilapangan.
"Mereka akan mendapatkan pengetahuan tentang tips dalam menentukan KBLI dan juga penginputan data serta memproses data di si dulang babel dari tim admin," ucapnya
Plt Kadis berharap, para peserta dapat mengikuti kegiatan sosialisasi ini dengan baik. Sehingga Babel bisa memiliki data UMKM yang ada di desa/kelurahan yang terupdate.
"Terima kasih atas kehadirian para operator data kecamatan. Terima kasih juga untuk narasumber dari BPS Babel, Ibu Deby Andayani dan Bapak Erman Arif dari Tim Admin Si Dulang atas kesediannya untuk memberika materi. Semoga apa yang dilakukan hari ini bisa membawa Babel memiliki data UMKM di Si Dulang Babel yang terupdate," pungkasnya.