Pangkalpinang - Kepala Dinas Koperasi dan UKM Prov Kep Babel, Yulizar Adnan mengatakan, peran tenaga konsultan pendamping PLUT KUMKM sangat penting untuk optimalisasi layanan New Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) dalam mewujudkan UMKM kelas.
 
"Peran konsultan pendamping ini sangat penting dalam mengelola New PLUT KUMKM untuk mewujudkan perkembangan KUMKM di Babel," katanya saat memberikan arahan kepada tenaga konsultan PLUT KUMKM diruang Rapat Dinas KUKM Babel, Senin (06/02/23).
 
Ia mengatakan, pihaknya melakukan perekrutan konsultan tenaga pendamping (Pusat Layanan Usaha Terpadu)  PLUT KUMKM Babel dengan sungguh-sungguh untuk mendapatkan tenaga konsultan yang terbaik.
 
"Kami lakukan seleksi tenaga konsultan ini dengan sungguh-sungguh untuk mendapatkan yang terbaik sehingga bisa mengelola new plut KUMKM dan layanannya dengan sangat baik sesuai dengan tantangan dan tuntutan zaman dalam mendukung perkembangan dan kemajuan Koperasi dan UMKM," ujarnya.
 
Ditambahkanya, peran PLUT KUMKM sangat vital sebagai perubahan perekonomian dalam mendorong pertumbuhan dan pengembangan KUMKM. 
 
“Peran PLUT KUMKM dan konsultan menjadi sangat vital untuk mendorong KUMKM menjadi lebih maju. Ini sejalan dengan re-design PLUT KUMKM sebagai implementasi PP 7/2021 tentang Kemudahan, Pelindungan, dan Pemberdayaan KUMKM,” tambahnya.
 
Ia menjelaskan, New PLUT adalah optimalisasi fungsi dan layanan PLUT KUMKM melalui perubahan orientasi dan paradigma pengelolaan PLUT ke dalam konteks kekinian melalui 10 fungsi layanan utama. 
 
Fungsi layanan itu mencakup konsultasi dan pendampingan usaha, pendaftaran usaha pada sistem perizinan berusaha, pelatihan teknis dan manajemen, pemenuhan sertifikasi dan standardisasi produk, inkubasi bisnis, promosi dan pemasaran produk, kurasi UMKM, pengembangan jejararing kemitraan lintas sektoral, co-working space, dan fasilitas pendukung kewirausahaan lainnya.
 
"Jadi kita harus mampu meningkatkan kualitas layanan pendampingan (bagi koperasi dan UMK) dan meningkatnya jumlah dan kualitas koperasi dan UMKM yang didampingi sehingga UMKM di Babel bisa naik kelas," katanya.
 
Ditambahkanya, mengurus KUMKM berbeda dengan usaha besar, UMKM harus dilakukan pendampingan secara terus-menerus dari hulu ke hilir.
 
"Pendampingan konsultan PLUT KUMKM diharapkan untuk meningkatkan produktivitas, nilai tambah, kualitas kerja, daya saing koperasi dan UMKM," ujarnya.
 
Setelah memberikan arahan kepada para konsultan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan kontrak kerja tujuh tenaga konsultan PLUT KUMKM Babel terpilih.