Pangkalpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus menyalakan semangat gerakan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) agar benar-benar menjadi motor pemerataan ekonomi. Salah satu langkah nyatanya diwujudkan melalui kegiatan peningkatan kapasitas SDM pengurus KDKMP se-Kota Pangkalpinang yang digelar di Aula Nata Praja BKPSDMD Babel, Kamis (6/11/2025).
 
Kegiatan yang bersumber dari dana dekonsentrasi Kemenkop UKM ini dibuka langsung oleh Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Babel, Muslim El Hakim Kurniawan. Selama tiga hari, dari 6 hingga 8 November 2025, para peserta akan dibekali beragam materi praktis seputar pengelolaan koperasi dan pembangunan gerai KDKMP.
 
“Sebanyak 82 peserta dari 42 KDKMP di Kota Pangkalpinang mengikuti pembekalan ini. Mereka akan belajar tentang manajerial koperasi, pembangunan fisik gerai dan gudang, hingga strategi pengembangan usaha koperasi yang sehat dan berkelanjutan,” jelas Muslim dalam sambutannya.
 
Dalam kegiatan ini, hadir pula narasumber dari Korem 045 Garuda Jaya, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Babel, Dinkopumkmperindag Kota Pangkalpinang, serta kalangan akademisi.
 
Muslim menuturkan, sejak diterbitkannya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025, tentunya banyak tantangan yang dihadapi. Banyak KDKMP yang masih dalam tantangan modal dan lahan, namun pemerintah terus mendorong percepatan agar KDKMP dapat segera beroperasi.
 
“Kehadiran KDKMP adalah wujud nyata pemerintah hadir hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Melalui gerai bahan pokok dan gas LPG serta gerai lainnya, pemerintah ingin memastikan masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang wajar dan tidak dimonopoli oleh segelintir pihak,” ungkapnya.
 
Muslim juga menegaskan perbedaan mendasar antara koperasi dan korporasi. Jika korporasi berorientasi pada profit, maka koperasi hadir untuk memberikan manfaat bagi anggota dan masyarakat. Karena itu, KDKMP menjadi bagian dari program strategis nasional yang perlu terus dikawal.
 
Saat ini, pemerintah tengah menggencarkan pembangunan gerai dan gudang KDKMP sesuai Inpres No 17 Tahun 2025. Di Pangkalpinang, gerai KDKMP di Air Kepala Tujuh sedang dalam proses pembangunan, sementara Bacang dan Air Sinar Bulan sudah menyiapkan usulan lahan.
 
“Maksimal Maret 2026, seluruh gerai/gudang sudah harus berdiri. Untuk itu, pendataan lahan terus kita lakukan bersama Babinsa agar semua siap tepat waktu,” tegasnya.
 
Di akhir sambutannya, Muslim mengajak para pengurus untuk benar-benar memanfaatkan pelatihan ini.
 
“Gunakan kesempatan ini untuk bertanya dan belajar sebanyak-banyaknya. Setelah pelatihan, saya harap para pengurus dapat menyosialisasikan KDKMP ke masyarakat agar semakin banyak yang bergabung. Semakin besar jumlah anggota, semakin cepat pula pembangunan gerai bisa terealisasi,” pesannya.
 
Ia menutup dengan harapan bahwa kegiatan ini dapat menjadi langkah nyata menuju masyarakat desa dan kelurahan yang lebih adil, mandiri, dan makmur di Bangka Belitung.