Pangkalpinang - Peserta Magang Kewirausahaan tahun 2018 lalu telah memulai usahanya. Usaha yang mereka rintis ini merupakan hasil dari progam magang kewirausaan tahun 2018.
 
Beberapa diantara mereka membuka usaha cake, seperti Afnan cake n cookies, Mega cake n cookies dan Khonsa Cup cakes.
 
Cindy salah satu wirausaha baru ini memilih membuka bisnis cake yang diberi nama Afnan Cake n cookies. Cindy mengatakan bahwa Afnan Cake n cookies memproduksi berbagai macam kue kering seperti nastar dan kue sagu dll. Kue kering buatannya ini dipasarkan dalam berbagai ukuran, toples kecil, sedang dan besar.
 
"Ada berbagai ukuran kemasan, kecil, sedang dan besar. Ada juga yang kombinasi, dalam satu wadah ada empat jenis kue," kata Cindy ketika ditemui di resto gale-gale beberapa hari yang lalu.
 
Cindy menambahkan bahwa kue buatannya ini dipasarkan secara langsung dan online. Secara langsung, kue dititipkan dibeberapa toko. Sedangkan secara online dipasarkan melalui media sosial.
 
"Kue dipasarkan secara online dengan memposting ke forum atau group. Dengan begitu masyarakat menjadi tahu dan alhamdulilah ada beberapa yang order," tambahnya.
 
Sementara Mega wanita asal kota Belinyu ini membuat kue basah. Produk kue basahnya dinamakan Mega Cakes n cookies. Ia menceritakan bahwa mulai membuka usaha cake ini setelah mengikuti program magang kewirausahaan. Pada waktu itu, ia mendapatkan kesempatan magang di UKM Zulaikha Lapis Susu.
 
"Setelah magang tersebut, saya mulai membuat kue seperti kue lapis susu, kue black forest dan lain-lain," jelasnya.
 
Sama seperti Cindy, Mega juga memasarkan produknya secara langsung dan online. Ia menutukan bahwa pemasaran dilakukan dengan menitipkan produknya ketoko-toko yang ada di Belinyu. Selain itu, produknya dipromosikan lewat group agar semakin banyak yang mengetahui kue buatannya.
 
"Saya jualan secara online juga. Jadi tak hanya di warga Belinyu yang beli, namun ada juga dari Pangkalpinang, Sungailiat, bahkan dari Mentok yang order. Kue dikirim menggunakan jasa titipan," tutur Mega.
 
Sedangkan Khonsa gadis remaja berusia 12 tahun ini membuat cup cakes. Cup cake adalah kue berukuran imut dengan berbagai topping cantik menggoda dalam bentuk mangkuk.
 
Khonsa  mengatakan bahwa beberapa tahun belakangan ini usaha cupcake sedang naik daun. Karena hal tersebut, maka ia pun tertarik membuat cup cakes. Cup cakes buatannya memiliki tiga varian rasa, yakni original, coklat, dan keju. 
 
"Ada tiga varian rasa yakni original, cokelat dan keju. Ketiga varian ini memiliki topping yang menarik dan lezat. Harganya cukup murah yakni Rp 15.000 perbuah," ujar Khonsa.
 
Ketika disinggung tentang produksi, Ia mengatakan bahwa produksi cup cakes membutuhkan waktu sekitar 2 jam. Setiap produksi  jumlahnya tidak banyak atau masih terbatas.
 
"Bikinnya masih terbatas. Kerana masih belum memiliki lemari penyimpanan khusus kue," ucapnya.
 
Khonsa mengharapkan kedepan produksi kue bisa semakin banyak dan bisa memiliki box untuk memudahkan pemasaran cup cakes ketika dikirim menggunakan jasa titipan. Selain itu, Ia berharap bisa memiliki peralatan baru seperti mixer dan oven yang memiliki kapasitas lebih besar agar memudahkan produksinya.
 
"Mudah-mudahan bisa dapat peralatan baru seperti mixer, oven dan bantuan dana," harap Khonsa yang diamini juga oleh Cindy dan Mega.
 
Tak hanya produk buatan Cindy, Mega dan Khonsa yang dipamerkan pada acara forum Koordinasi Pemberdayaan usaha kecil kemaren, namun berbagai produk karya peserta magang kewirausahaa lain juga ada. Produk tersebut seperti kripik pisang bedelew, rosella tea parti, sambal ijo, kue kering, pempek, souvenir gantungan kunci dan kerudung.