Sungailiat - Sertifikat halal dinilai akan menjadi keunggulan bersaing bagi usaha kecil menengah (UKM) makanan dan minuman. Menurut Syamsul Tawzal Kabid Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi, saat ini produk halal sudah menjadi kebutuhan bagi masyarakat. Selain sudah menjadi kebutuhan masyarakat, label halal juga menjadi modal untuk bersaing dengan produk-produk dari daerah lain maupun negara lain.
 
"Sertifikasi halal ini, akan menjadi keunggulan bagi UKM untuk bisa bersaing dan berhadapan dengan pelaku usaha dari daerah lain,'' ujarnya saat membuka kegiatan fasilitasi sertifikat halal di Aula Kantor Penanaman Modal, PTSP, dan Koperasi UKM Kabupaten Bangka di Sungailiat, Kamis (9/11/17). 
 
Saat ini, kata dia, di Babel masih cukup banyak produk UKM yang belum memiliki sertifikat halal, padahal mayoritas penduduk Babel adalah muslim. Jadi, kebutuhan akan produk yang halal bukan hanya untuk Babel saja, namun sudah menjadi kebutuhan global. Bahkan, sejumlah negara mulai memberikan perhatian serius terhadap produk halal.
 
"Sertifikat halal pada produk UKM menjadi suatu keharusan demi memenuhi tantangan dan kebutuhan konsumen. Produk yang telah halal akan lebih mampu bersaing dan lebih laku karena konsumen tidak ragu lagi untuk membelinya," katanya.
 
Sementara Hastuti, Kabid Pemberdayaan dan Pengembangan UKM Dinas KUKM Babel mengungkapkan bahwa untuk meningkatkan daya saing produk UKM, pemerintah melakukan sertifikasi halal secara gratis kepada 150 pelaku UKM pada tahun 2017. Selain itu, pada tahun 2018 pemerintah juga akan memberikan fasilitasi sertifikasi IUMK kepada pelaku UMKM.
 
"Tahun depan, program sertifikasi halal gratis ini tetap akan ada dengan jumlah yang lebih meningkat dari tahun ini," ungkapnya.
 
Hastuti menambahkan tak hanya sertifikat halal, pemerintah terus berkomitmen untuk mengembangkan UKM dengan memberikan pelatihan dan mempermudah akses permodalan bagi pelaku UKM. Pemerintah menjamin pinjaman modal melalui PT Jamkrida. Di bidang promosi, pemprov juga akan memfasilitiasi 20 UKM berprestasi untuk mengikuti pameran di PRJ tahun depan.
 
"20 UKM terbaik akan diikutkan dalam pameran di PRJ untuk promosi produknya. Ada 100 konten promosi gratis bagi UKM serta akan ada aplikasi yang mendukung UKM jualan," tambahnya.
 
 
UKM Mampu Gerakan Ekonomi
 
UKM menempati kedudukan strategis dalam perekonomian. UKM berperan dalam menciptakan lapangan kerja dan memberdayakan ekonomi rakyat. M Sah Kasei Koperasi Dinas Penanaman Modal, PPTSP, Koperasi dan UKM Kab Bangka mengatakan peran UKM sangat besar pada perekonomian. UKM sebagai pemain utama dalam kegiatan ekonomi karena ada di berbagai sektor. 
 
"UKM memiliki kemampuan untuk menggerakan ekonomi karena mampu menyediakan dan menyerap tenaga kerja. Jadi UKM itu pemain penting pada ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat," ujarnya.
 
M Sah menambahkan bahwa saat ini  UKM tumbuh sangat pesat. Pertumbuhan UKM yang pesat ini menghadirkan persaingan yang tinggi antar UKM. Untuk itu para pelaku UKM harus mampu meningkatkan daya saing dari produknya. Salah satunya adalah dengan adanya sertifikasi halal pada produknya.
 
"Label halal itu akan meningkatkan daya saing produk kita. Selain itu, pelaku UKM juga harus  memanfaatkan sumber daya secara optimal untuk menghasilkan produk yang diterima, tumbuh secara berkelanjutan, dan mampu beradaptasi untuk menghadapi perubahan zaman," tambahnya.
 
Mengingat keberadaan UKM yang penting tersebut, Ia mengatakan bahwa pemda terus berupa meningkatkan daya saing produk UKM dan mengembangkan UKM. Untuk itu, pemda akan menciptakan iklim usaha yang kondusif, peningkatan kualitas SDM, dan ikut mempromosikan produk UKM.
 
"Meningkatkan daya saing UKM berarti membantu menggerakkan ekonomi rakyat. UKM juga harus mempromosikan produknya lewat online agar lebih berkembang," tutupnya.