Pangkalan Baru - Kemenkop UKM dan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) memberikan pelatihan kepada 405 pengrajin, pelaku usaha kecil dan penggiat koperasi di Prov Kep Babel. Hal ini dilakukan guna memberi semangat berusaha kepada masyarakat dalam mengembangkan dan memajukan usahanya.
 
"Dalam sinergi pogram Kementrian Koperasi dan UKM, Kementrian Perindustrian degan Dewan kerajinan Nasional dan TP PKK, kita melatih dan membina sebanyak  405 pengrajin dan pelaku UKM di Babel," kata Ketua Bidang Manajemen Usaha Dekranas, Bintang Puspayoga, di Hotel Novotel Pangkalan Baru, Kamis (15/11/18.).
 
Ia mengatakan, Dekranas terus melakukan sinergi dengan berbagai pihak dalam mengembangkan pelaku UKM, pengrajin dan pelaku koperasi. Tahun 2018 ini, Dekranas bersinergi dengan Kementrian Koperasi dan UKM dan Kementrian Perindustrian RI, untuk mengembangkam produk UKM di semua daerah.
 
"Kita tahu bahwa pelaku UKM dan pengrajin dalam mengembangkan usahanya memiliki keterbatasan, baik dari aspek manajemen, permodalan, produksi, pemasaran, hingga pemanfaatan teknologi informasi. Melalui kegiatan ini kita berikan pelatihan demi tingkatkan kualitas SDM-nya serta kita beri motivasi dan semangat agar mereka tetap semangat berusaha," katanya.
 
Peningkatan kapasitas SDM untuk para pengrajin, penggiat koperasi dan pelaku UKM se-Babel dilakukan melalui berbagai kegiatan pelatihan. Rangkaian kegiatan ini diantaranyan sosialisasi dan bimtek Program Inklusif dana bergulir LPDB-KUMKM, bimtek kualitas produk, pelatihan perkoperasian, pelatihan kewirausahaan, pelatihan vocational keterampilan teknis pewarnaan batik dengan pewarna alam, hingga sosialisasi kredit usaha rakyat (KUR).
 
"Melalui pelatihan seperti ini kita harap dapat menumbuh jiwa kewirausahaan, mencetak kader wirausaha baru, menambah pengetahuan pengetahuan peserta dalam askses pembiayaan, pengetahuan pemasaran. menghasilkan pengelola koperasi yang handal dan memotivasi pengrajin dan pelaku UKM mencetak produk berkualitas," ujarnya.
 
Ia menambahkan, kegiatan pelatihan untuk para pengrajin dan pelaku UKM ini menghadirkan para pembicara dan fasilitator yang berkompeten dibidangnya. 
 
Dalam kesempatan ini para pelaku UKM dan pengrajin dapat sertifikat hak atas kekayaan intelektual (HAKI), kartu ijin usaha mikro kecil, bantuan mesin jahit, dana KUR, wirausaha pengelola, penerima dana bergulir dari LPDB KUMKM, penyerahan bantuan alat tenun bukan mrsin (ATBM) dan mesin jahit.
 
"Semoga bantuan yang kita beri dapat memberikan semangat berusaha bagi pengrajin UKM agar dapat memajukan usahanya serta bermanfaat bagi pengembangan pengrajin di Babel," ujarnya.