Pangkalanbaru - Guna memperkuat kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) sektor koperasi riil, Dinas Koperasi dan UKM (KUKM) Prov Kep Bangka Belitung menggelar pelatihan dan sertifikasi kompetensi manajer koperasi sektor riil.
 
Kepala UPT Balatkop UMKM Dinas Koperasi dan UKM Prov Kep Bangka Belitung, Martinawati mengatakan bahwa pengurus koperasi atau manajer koperasi harus memiliki kualifikasi dan kemampuan yang diperlukan untuk mengelola operasional koperasi. Kemampuan ini diperlukan dalam rangka meningkatkan daya saing dan produktivitas koperasi sehingga peran penting koperasi dalam perekonomian terus dapat dilakukan.
 
“Salah satu tujuan kegiatan pelatihan dan sertifikasi manajer bagi koperasi-koperasi sektor riil  untuk memastikan manager ini memliki kualifikasi. Artinya memliki kemampuan yang tidak perlu diragukan lagi sehingga bisa menjalankan pengelolaan koperasi secara efektif,” ujarnya saat membuka Pelatihan dan Sertifikasi Manager Koperasi Sektor Riil di Hotel Grand Vella Pangkalan Baru, Senin (09/10/23).
 
Martinawati menambahkan, dalam pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi ini, pihaknya mengundang Lembaga Sertifikasi Profesi Koperasi Nusantara dalam hal memberikan pembekalan berupa pelatihan dan melakukan uji kompetensi kepada pada manager koperasi.
 
“Kami menggandeng Lembaga Sertifikasi Profesi Koperasi Nusantata dalam hal pelaksanaan assessment bagi peserta sertifikasi,” tambahnya.
 
Adapun, kegiatan pelatihan dan sertifikasi manager koperasi akan dilaksanakan selama 5 (lima) hari pada tanggal 09 hingga 13 Oktober 2023. Sementara itu, peserta pelatihan dan sertifikasi manajer koperasi ini diikuti oleh 32 koperasi yang berasal dari Tujuh Kab/Kota di wilayah Prov Kep Babel.
 
“Pelatihan ini sangat penting untuk membantu meningkatkan kualitas manajemen koperasi dan  meningkatkan kontribusi koperasi terhadap pertumbuhan perekonomian," ujarnya.
 
Menurut Martinawati, pelatihan ini sangat diperlukan bagi koperasi agar bisa semakin maju dan semakin besar kontribusinya. Hal ini dimulai dari kualitas SDMnya terlebih dahulu. 
 
"Jadi SDMnya dulu yang kita perbaiki agar nanti koperasi bisa berjalan dengan baik pula," katanya.
 
Dijelaskannya, para manager koperasi ini akan mengikuti sejumlah kompenen diantara lain test tertulis, wawancara, studi kasus atau demontrasi praktis.
 
"Hari ini para peserta akan diberikan pelatihan dulu, setelah itu baru diuji bagaimana serapan Bapak/Ibu mengikuti pembelajaran yang disampaikan oleh instruktur," jelasnya.
 
Komponen-kompenen ini tentunya dirancang untuk mengukur bagaimana aspek kompetensi seperti pengetahuan, keterampilan bisnis, kepemimpinan, manajemen keuangan dan pemahaman sektor ekonomi riil yang relevan. Selain itu juga akan diukur kemampuan untuk mengatasi tantangan yang mungkin muncul.
 
"Ini kompetensi-kompetensi yang kalian harus miliki. Kami harap manajer koperasi yang hadir saat ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sehingga bisa menjalankan koperasi dengan lebih baik lagi, dan dapat menghadapi tantangan di sektor riil serta dapat bersaing di era globalisasi saat ini," pungkasnya.