Pangkalpinang - Pemerintah terus berupaya melakukan peningkatan kompetensi pelaku koperasi dan UKM di Provinsi Kep Bangka Belitung. Salah satu upaya ini yakni melalui pelatihan yang rencananya akan dilakukan oleh UPT Balatkop UMKM pada Bulan Maret 2022.
 
Kas Penyelenggaraan Pelatihan UPT Balatkop UMKM, Adi Setiawan mengatakan bahwa pemerintah terus memberikan pelatihan. Hal ini perlu dilakukan guna peningkatan kompetensi SDM pelaku UMKM untuk bisa bersaing.
 
"Kita akan berikan pelatihan sebanyak 20 angkatan. Pelatihan ini agar kompetensi KUMKM Babel meningkat sehingga bisa bersaing dan naik kelas," katanya diruang kerjanya, Senin (14/02/22).
 
Dukungan pemerintah dalam hal fasilitasi pelatihan dan pendampingan bagi KUMKM ini  sesuai mandat PP 7 Tahun 2021. Pemerintah ingin mengembangkan usaha KUMKM.
 
20 angkatan pelatihan ini terdiri dari pelatihan bagi koperasi, pelatihan bagi UMKM serta pelatihan bagi tenaga pendamping. Pelatihan akan dilaksanan secara tatap muka dan daring.
 
Adi menyebutkan bahwa pelatihan bagi pengurus koperasi yakni pelatihan penyusunan laporan RAT, pelatihan akuntansi dan pelatiham pemeriksaan kesehatan koperasi.
 
Sementara untuk UMKM yakni ada pelatihan digital marketing, pelatihan UKM ekspor, pelatihan pengolahan lidi nipah, pelatihan pembuatan tepung porang, pembuat minyak atsiri, dan pelatihan pembuatan biodisel serta pelatihan kerajinan berbahan batu kinyang.
 
"Dari berbagai pelatihan itu, tahun ini kita targetkan ada 695 pelaku KUMKM yang mendapatkan pelatihan," Sebut Adi.
 
Selain pelatihan, UPT Balatkop UMKM juga akan memberikan sosialisasi penyuluhan hukum bagi UMKM. Penyuluhan hukum ini akan dilakukan di tujuh Kab/Kota se Provinsi Kep Babel.
 
"Ada sosialisasi penyuluhan hukum juga. Ini akan dilakukan disetiap Kab/Kota dengan target peserta sebanyak 300 UMKM," ujarnya.
 
Adi berharap, dengan adanya pelatihan, pendampingan dan penyuluhan hukum ini, kapasitas SDM KUMKM terus meningkat agar usahanya semakin berkembang.
 
"Diharapkan kapasitas SDM akan terus meningkat. Dengan begitu, usahanya bisa semakin maju, berkembang dan tentunya UMKM juga bisa ekspor," pungkasnya