Pangkalpinang - Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus berupaya mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar semakin berdaya saing. Salah satunya melalui sosialisasi pra pelatihan penyelia halal yang digelar secara daring, Selasa (21/4/2026), dan diikuti oleh 45 pelaku UMKM dan dihadiri LPPOM MUI Babel.
Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam fasilitasi 45 sertifikat halal reguler yang dibiayai melalui APBD 2026. Bukan sekadar agenda formal, sosialisasi ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi pelaku usaha untuk memahami pentingnya standar halal dalam meningkatkan kepercayaan pasar.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyampaikan apresiasinya atas antusiasme para peserta. Ia menekankan bahwa proses menuju sertifikasi halal bukanlah beban, melainkan peluang strategis bagi UMKM untuk berkembang.
“Ini bukan sekadar sosialisasi, tetapi langkah penting menuju usaha yang lebih dipercaya dan berdaya saing,” ujarnya.
Menurutnya, saat ini sertifikasi halal telah menjadi kewajiban yang harus dipenuhi pelaku usaha. Namun, perspektif terhadap kewajiban tersebut perlu diubah. Sertifikasi halal justru membuka peluang pasar yang lebih luas karena produk yang terjamin kehalalannya cenderung lebih mudah diterima konsumen.
“Jangan dilihat sebagai beban. Ini peluang agar produk UMKM lebih dipercaya, memiliki nilai tambah, dan mampu bersaing bahkan hingga ke pasar global,” tegasnya.
Pemerintah, lanjutnya, tidak hanya berperan sebagai regulator, tetapi juga hadir memberikan pendampingan agar pelaku UMKM dapat melalui proses sertifikasi dengan lebih mudah dan terarah.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti peran penting penyelia halal dalam sebuah usaha. Penyelia halal disebut sebagai “ujung tombak” yang memastikan seluruh proses produksi berjalan sesuai dengan standar Sistem Jaminan Produk Halal, mulai dari pemilihan bahan hingga pengemasan.
“Perannya tidak hanya administratif, tetapi memastikan kehalalan produk benar-benar terjaga di setiap tahapan,” jelasnya.
Menutup sambutannya, Ia mengajak seluruh peserta untuk mengikuti rangkaian kegiatan ini dengan serius sebagai bekal menghadapi pelatihan penyelia halal yang dijadwalkan berlangsung pekan depan.
“Ini langkah nyata untuk naik kelas. Menjadi lebih profesional dan semakin dipercaya,” pungkasnya.