Pangkalpinang - Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Hj Elfiyena mengingingkan UMKM Babel bisa naik kelas. Selain itu UMKM juga mampu menggerakan ekonomi keluarganya serta mampu menciptakan lapangan kerja.
 
Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Babel Hj Elfiyena memberikan arahan kepada 120 peserta pelatihan kewirausahaan di Aula BKPSDM Babel di Kota Pangkalpinang, Rabu (13/3/19).
 
Ia menambahkan UMKM baik yang berasal dari UPPKS BKKBN  maupun PHL harus terus berusaha dan wajib naik kelas serta menjadi wirausaha yang sukses. Dengan menciptakan usaha bagi orang lain, berarti UMKM telah mampu naik kelas.
 
"Misalanya, awalnya kita belum memiliki tenaga kerja, kemudian setelah itu kita bisa memperkerjakan orang lain. Dengan begitu berarti usaha kita semakin maju, omset semakin dan penghasilanpun semakin bertambah. Itulah namanya UMKM naik kelas," tambahnya.
 
Pemerintah juga terus memberikan fasilitasi kemudahan berusaha bagi pelaku UMKM. Menurutnya, pemerintah bertindak sebagai fasilitator. Pemerintah memberikan dorongan agar pelaku UMKM bisa maju. Dorongan tersebut diberikan dalam bentuk fasilitasi izin usaha mikro, PIRT, kemudahan akses permodalan serta sertifikasi halal.
 
"Pemerintah ini sebagai pemberi stimulan saja. Misalnya, sertifikasi halal dibantu untuk satu kali saja, dan selanjutnya diharapkan bisa dilakukan secara mandiri oleh pelaku UMKM dalam pengurusan sertifikasi halal," jelasnya.
 
Selanjutnya, Hj Elfiyena mengingatkan bahwa modal sudah bukan menjadi kendala lagi. Karena pemerintah sudah menyediakan berbagai program bantuan untuk mensupport modal bagi pelaku usaha.
 
"Modal tidak jadi kendala. Banyak modal yang telah disiapin pemerintah, ada kredit usaha rakyat (KUR) dan Ummi," ujarnya.
 
Ia juga mengajak para PHL dan UPPKS dapat memanfaat PLUT KUMKM. PLUT KUMKM merupakan pusat layanan usaha terpadu yang disiapkan pemerintah untuk membantu pelaku usaha agar bisa berkembang dan maju.
 
"PLUT itu rumah sakitnya bagi KUMKM. Didalam PLUT terdapat tujuh konsultan. Konsultan ini siap membantu pelaku usaha. Misalnya, mereka membantu 
membuat proposalnya agar pengajuan dana itu bisa cair," tuturnya.
 
Hj Elfiyena mengharapkan para pelaku usaha untuk terus menerus melakukan promosi produknya.
 
"Teruslah lakukan promosi produk. Pasarkan produknya setiap hari, dan bangunlah jaringan pemasaran agar usaha semakin maju," tutupnya