Pangkalpinang - Keberadaan UMKM di Negara Indonesia sangat berperan penting terhadap pertumbuhan perekonomian. Selain itu, UMKM memiliki kontribusi yang cukup besar yaitu perluasan kesempatan kerja dan penyerapan tenaga kerja. Untuk itu, UMKM harus mendapatkan perhatian lebih agar dapat memberikan kontribusi yang besar terhadap PDRB.
 
Plt Kadis Koperasi dan UKM Prov Kep Bangka Belitung menyebutkan bahwa salah satu masalah yang sering dihadapi UMKM yakni masalah permasaran atau promosi. Padahal kegiatan ini menjadi faktor penentu dalam meningkatkan angka penjualan bagi seluruh jenis usaha baik berskala kecil maupun besar.
 
"Pada situasi saat ini, pelaku UMKM dituntut untuk dapat terus berproduksi dan berpromosi dengan memanfaatkan kemajuan teknologi. Salah satu cara yang cukup efektif dan menarik minat pelanggan adalah melakukan pemasaran berbasis online atau lebih dikenal dengan sebutan digital marketing," katanya saat membuka pelatihan digital marketing angkatan I secara daring, Senin (25/03/24). 
 
Pelatihan digital marketing angkatan I ini diikuti puluhan pelaku UMKM dan akan berlangsing hingga tanggal 28 Maret 2023.
 
Ia menjelaskan, digital marketing adalah sebuah produk teknologi informasi dimana berupa kegiatan mempromosikan produk atau jasa melalui media internet mulai dari masih bersifat sederhana seperti facebook, whatsapp dan lain-lain. Selain itu ada juga aplikasi lainnya dengan memberikan jaminan kemudahan kepada pelanggan untuk mendapatkan produk atau jasa.
 
"Digital marketing itu yakni kegiatan mempromosikan produk atau jasa melalui internet sehingga pelaku usaha bisa memasarkan produknya seluas-luasnya dan memberikan kemudahan kepada pelangga untuk mendapatkan produk yang ditawarkan," ujarnya.
 
Plt Kadis KUKM berharap pelatihan ini disamping dapat meningkatkan tali silaturahmi diantara pelaku usaha, pelatihan ini juga dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan UMKM dalam memanfaatkan perangkat digital dalam melakukan pemasaran dengan cara yang sederhana, mudah dan murah.