Pangkalpinang – UPTD Balai Latihan Koperasi dan UKM (Balatkop UKM) Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus mendorong lahirnya sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Salah satunya melalui Pelatihan/Kursus/Magang Mahasiswa Talenta Digital yang digelar di Gedung UPTD Balatkop UKM, Senin (2/2/2026).
Pelatihan yang diikuti belasan mahasiswa ini dibuka langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Arie Primajaya. Kegiatan tersebut difokuskan pada penguatan keterampilan pembuatan dan pengelolaan website, SEO, serta digital marketing sebagai bekal menghadapi tantangan dunia kerja dan usaha di era digital.
Dalam sambutannya, Arie menegaskan bahwa pengalaman selama pandemi Covid-19 menjadi pelajaran penting bagi semua pihak, khususnya pelaku UMKM. Pada masa itu, digitalisasi terbukti menjadi jalan bagi banyak pelaku usaha untuk bertahan dan terus berkembang.
“Saat Covid-19, pelaku UMKM berusaha tetap tumbuh dengan memanfaatkan media sosial dan teknologi informasi. Website dan media digital menjadi sarana penting untuk mempromosikan produk agar usaha tetap berjalan,” ujar Arie.
Melihat kondisi tersebut, Arie menilai penguasaan teknologi digital juga menjadi kebutuhan mendesak bagi mahasiswa. Menurutnya, kemampuan mengelola website, memahami SEO, dan digital marketing bukan lagi sekadar tambahan, tetapi sudah menjadi kompetensi dasar yang bernilai bagi masa depan generasi muda.
“Pengelolaan website, SEO, dan media sosial yang baik menjadi nilai tambah bagi mahasiswa. Skill ini akan sangat bermanfaat untuk pengembangan diri dan peluang di masa depan,” katanya.
Pelatihan talenta digital ini dirancang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga praktik langsung. Para peserta dibekali kemampuan membuat dan mengelola website yang menarik dan informatif, sekaligus memahami strategi digital marketing yang relevan dengan kebutuhan saat ini.
“Website harus dibuat menarik dan informatif, karena menjadi sarana informasi sekaligus media promosi,” tambah Arie.
Pada kesempatan tersebut, Arie juga menyampaikan apresiasi kepada UPTD Balatkop UKM yang tetap berupaya melaksanakan kegiatan di tengah keterbatasan anggaran. Ia berharap pelatihan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para peserta dan ke depan bisa diperluas dengan menyasar pelaku UMKM dan koperasi.
“Kami mohon maaf atas segala keterbatasan yang ada. Semoga ke depan kegiatan seperti ini bisa semakin baik dan menjangkau lebih banyak pihak,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala UPTD Balatkop UKM, Martinawati, mengungkapkan bahwa pelatihan talenta digital ini dilaksanakan dengan konsep nol rupiah. Menurutnya, peningkatan kompetensi digital tidak bisa menunggu ketersediaan anggaran, karena perkembangan teknologi terus berjalan.
“Kami mencoba melakukan terobosan tanpa anggaran dengan menitikberatkan pada peningkatan kompetensi digital bagi PPPK dan mahasiswa yang ingin menambah keterampilan di dunia digital,” kata Martinawati.
Ia menjelaskan, selain materi pengelolaan website, peserta juga dibekali substansi lain yang berkaitan dengan talenta digital. Seluruh materi disampaikan secara aplikatif agar peserta mampu langsung mempraktikkan ilmu yang diperoleh.
“Harapannya, mahasiswa bisa membantu lingkungan sekitarnya dalam mengelola website, bahkan mengembangkan promosi melalui media sosial,” ujarnya.
Pelatihan talenta digital ini dijadwalkan berlangsung selama 10 hari kerja, efektif mulai 2 Februari 2026, setiap pukul 08.00 hingga 11.00 WIB. Martinawati berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan disiplin dan komitmen, sehingga program ini dapat berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas di masa mendatang.
“Dengan komitmen bersama, semoga pelatihan ini bisa terus berlanjut dan memberi dampak positif bagi pengembangan talenta digital di Bangka Belitung,” pungkasnya.