Pangkalpinang - UPTD Balatkop UMKM Dinas Koperasi dan UKM menggelar rapat tim penyusunan Pengembangan Kurikulum dan Silabus pada kegiatan pelatihan perkoperasian dan UKM tahun 2019 di Balatkop UMKM Babel di Pangkalpinang, Senin (14/01).
Kepala UPTD Balatkop UMKM Dinas Koperasi dan UKM Prov Kep Babel, Suparman Effendi mengatakan bahwa rapat tim ini bertujuan untuk menyusun kurikulum silabus untuk pelatihan tahun 2019. Kurikulum ini sebagai pedoman dalam melaksanakan pelatihan koperasi dan UMKM di Balatkop UMKM.
"Kurikulum ini sebagai pedoman bagi kita dalam melaksanakan pelatihan," katanya.
Ia melanjutkan silabus yang disusun terdiri dari silabus pelatihan kewirausahaan, pelatihan akuntansi bagi koperasi, pelatihan ekspor bagi pelaku UMKM, pelatihan vocational batik, dan pelatihan vocational pengolahan produk ikan.
"Pelatihan vocational membatik baru dilaksanakan tahun ini. Untuk itu, sebelum dilaksanakan maka diperlukan silabusnya, deskripsi nya seperti apa, materi-materi yang diajarkan juga seperti apa. Kita susun kurikulum dan silabusnya," tambahnya.
Dalam rapat tim ini hadir Staf Khusus Gubernur Kep Babel, Dekan Fakultas Ekonomi UBB, Ketua STIE Pertiba, Direktur Program Pasca Sarjana STIE Pertiba, Widyaswara BKPSDM Babel dan staf Balatkop UMKM Babel.
Staf Khusus Gubernur, Budiman Ginting mengatakan bahwa penyusunan TIU/TIK ini sangat penting dalam kegiatan pelatihan. Karena dalam pelatihan harus ada standarisasinya.
"TIU/TIK ini akan jadi dasar untuk mendukung terwujud iso dalam pelaksanaan pelatihan di Balatkop UMKM Babel," ujarnya
Sementara Dekan Fakultas Ekonomi UBB, Reniati menambahkan bahwa materi bahasa asing perlu dimasukan dalam pelatihan ekspor untuk UMKM. Materi bahasa sebaiknya diajarkan teori dan prakteknya secara langsung.
"Materi bahasa asing bisa dimasukan dalam pelatihan. Mininal dua bahasa yakni english dan mandarin," tambahnya.