Pangkalanbaru - Kepala Dinas Koperasi dan UKM Prov Kep Babel, Yulizar Adnan mengatakan bahwa pengembangan usaha koperasi dan UMKM perlu dilakukan secara berkelanjutan. Strategi yang dilakukan dalam pengembangan  UMKM yakni pembinaan dan pendampingan usaha. 
 
"Pendampingan dan pembinaan usaha dilakukan melalui pemdampingan baik dari aspek hulu hingga ke hilir mulai dari perizinan dan legalisasi, produksi, kemasan, kemitraan, pemasaran, akses pembiayaan hingga pemanfaatan teknologi informasi," katanya saat membuka kegiatan wirausaha mentor dan pendamping terhadap perluasan akses pembiayaan alternatif di Hotel Soll Marina, Kamis (22/09/22).
 
Kegiatan ini diikuti sebanyak 30 peserta yang terdiri dari mentor wirausaha, tenaga PPKL dan tenaga konsultan PLUT KUMKM Babel.
 
Lebih jauh Kadis KUKM menjelaskan bahwa saat ini pihaknya selalu melakukan pengembangan usaha kepada koperasi dan UMKM melalui konsep pendampingan. Pendampingan dilakukan oleh PPKL, pendamping KUMKM pada pusat layanan usaha terpadu (PLUT) KUMKM serta petugas mentor yang saling bersinergi dan berkolaborasi.
 
"Pihaknya terus melakukan sinergi dan kolaborasi dalam melakukan pendampingan kepada koperasi dan UMKM," tegasnya.
 
Kadis berharap melalui kegiatan ini dapat memperluas akses pembiayaan alternatif kepada UMKM melalui pendampingan oleh pendamping. Dimana kondisi UMKM tersebut sudah dan yang akan terhubung dalam laman LKPP, pasar digital BUMN dengan akses pembiayaan.
 
"Semoga kegiatan ini berdampak kepada pengembangan UMKM terutama dalam menaikkelaskan skala usahanya," harapnya.
 
Sebelumnya, Analisis Kebijakan Ahli Muda Kemenkop UKM, Padmi Karyawani mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan perluasan pembiayaan alternaltif kepada pendamping dalam mengantarkan wirausaha/ UMKM yang telah maupun akan terhubung dalam halaman LKPP, padi UMKM dengan akses pembiayaan dari perbankan.
 
"Kegiatan ini juga bertujuan agat UMKM bisa terhubung dalam ekosistem wirausaha secara luas," katanya.
 
Padmi mengharapkan dengan adanya kegiatan ini akan semakin terbuka luasnya akses pembiayaan bagi UMKM. Selain itu, diharapkan melalui kegiatan ini akan semakin banyak UMKM yang bisa mendapatkan pembiayaan.