Pangkalpinang -Kadis Koperasi dan UKM Prov Kep Bangka Belitung Hj Elfiyena meminta agar pengurus koperasi menjalankan reformasi total koperasi, yakni reorientasi, rehabilitasi dan pengembangan. Reformasi total perlu dilakukan sehingga koperasi di Babel berkualitas, bisa berdaya saing dan menjadi koperasi yang modern.
 
Demikian disampaikan Kadis KUM Babel saat menutup Bimtek SPI di Hotel Bangka City Pangkalpinang, Kamis (5/9/19). Bimtek Sistem Pengendalian Intern (SPI) Ini telah dilaksanakan sejak hari Senin (2/9/19) yang lalu.
 
Ditegaskan Kadis KUKM, pelaksanaan reformasi total melalui reorientasi koperasi sangat penting dilakukan saat ini. Hal ini dilakukan mengingat persaingan yang semakin tinggi. Reorientasi koperasi dengan melakukan perubahan paradigma dari pendekatan kuantitas menjadi kualitas. 
 
"Pemerintah saat ini lebih menekankan kualitas dari pada kuantitas koperasi. Upaya yang  ditempuh untuk meningkatkan kualitas koperasi adalah membangun koperasi berbasis informasi teknologi (IT). Karena koperasi yang sehat dan berkualitas lah yang mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat," tegasnya.
 
Ditambahkanya, reformasi koperasi juga dilakukan dengan merehabilitasi koperasi. Koperasi yang tidak aktif diupayakan menjadi aktif melalui peran te ga pendamping dan PPKL koperasi.
 
"Koperasi didorong untuk aktif kembali. Jika tetap tidak aktif, maka pemerintah mengusulkan untuk dibubarkan. Rehabilitasi juga dilakukan dengan pemutakhiran data secara online atau ODS," tambahnya.
 
Kadis KUKM berharap pelaku  dan pengurus koperasi bisa mengembangkan koperasi. Pemerintah telah membuat berbagai kebijakan yang memudahkan koperasi. Selain itu pemerintah juga menfasilitasi peningkatan SDM dan terus mendorong koperasi untuk bermitra dan berbisnis dengan unit usaha lain dan perusahaan besar.
 
"Mari sama-sama kita wujudkan koperasi modern yang berdaya saing tinggi dengan jumlah anggota yg terus bertambah dari tahun ke tahun," ajaknya.