Dikirim: 08 Jan 2026, 04:01
Pangkalpinang - Perkembangan koperasi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus menunjukkan tren positif. Hingga tahun 2025, jumlah koperasi di wilayah ini tercatat mencapai 1.671 unit, dengan mayoritas koperasi berada dalam kondisi aktif dan berkontribusi langsung terhadap perekonomian masyarakat.
Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sopiar, menyampaikan bahwa dari total koperasi tersebut, sebanyak 1.248 koperasi berstatus aktif, sementara 423 koperasi lainnya belum aktif. Dari koperasi yang ada, 241 koperasi telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) sebagai bagian dari upaya menjaga tata kelola dan transparansi organisasi.
“Pelaksanaan RAT menjadi indikator penting untuk melihat sejauh mana koperasi dikelola secara sehat dan partisipatif. Kami terus mendorong koperasi agar rutin melaksanakan RAT setiap tahunnya,” ujar Sopiar.
Dari sisi keanggotaan, koperasi di Bangka Belitung melibatkan 37.958 anggota, yang terdiri dari 23.452 anggota laki-laki dan 14.506 anggota perempuan. Angka ini mencerminkan peran koperasi sebagai wadah ekonomi yang inklusif dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.
Pertumbuhan jumlah koperasi di Bangka Belitung juga tercatat konsisten dari tahun ke tahun. Pada tahun 2022 jumlah koperasi mencapai 1.150 unit, meningkat menjadi 1.188 unit pada 2023, lalu bertambah menjadi 1.227 unit pada 2024, dan melonjak signifikan pada tahun 2025 menjadi 1.671 unit.
"Pada tahun 2025 melonjak signifikan menjadi 1.671 unit, bertambah sebanyak 444 unit atau naik sekitar 36,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya," katanya.
Sebaran koperasi di Bangka Belitung relatif merata. Kabupaten Bangka memiliki 339 koperasi atau sekitar 20,3 persen, Bangka Barat 208 koperasi (12,5 persen), Bangka Tengah 250 koperasi (15 persen), Bangka Selatan 166 koperasi (9,9 persen), Belitung 261 koperasi (15,6 persen), Belitung Timur 183 koperasi (11 persen), serta Kota Pangkalpinang sebanyak 264 koperasi atau sekitar 15,8 persen.
Berdasarkan jenisnya, koperasi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terdiri dari 482 koperasi produsen (28,9 persen), 19 koperasi pemasaran (1,1 persen), 593 koperasi konsumen (35,5 persen), 111 koperasi jasa (6,6 persen), dan 73 koperasi simpan pinjam (4,4 persen). Selain itu, terdapat 84 Koperasi Kelurahan Merah Putih (5 persen) serta 309 Koperasi Desa Merah Putih (18,5 persen) yang turut memperkuat ekonomi berbasis komunitas.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Dinas Koperasi dan UKM berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas kelembagaan koperasi melalui pembinaan, pendampingan, dan penguatan kapasitas, agar koperasi semakin sehat, mandiri, dan berdaya saing di masa mendatang.
Sumber:
Bid Koperasi
Penulis:
A02
Editor:
anto
Bidang Informasi:
KUKM

